Monday, August 25, 2014

[review] FORMULASI DAN TEKNOLOGI SEDIAAN PADAT #1 Tablet Effervescent


 Oke, pada postingan kali ini saya mau mereview materi Formulasi dan Teknologi Sediaan Padat atau biasa disingkat FTS Padat yang baru saja saya pelajari di hari pertama semester tiga :))
Overview sedikit, pada mata kuliah FTS padat kita belajar bagaimana membuat suatu sediaan padat dengan formula dan teknologi tertentu sehingga dihasilkan sediaan padat yang bagus secara fisik maupun efektivitas kerjanya saat dikonsumsi. Sediaan padat itu bermacam-macam, ada tablet, kapsul, kaplet (tablet berbentuk kapsul), tablet hisap, tablet effervescent dll.

 
Pasti kita sudah tidak asing dengan gambar di atas, kan? Dimana kita memasukkan sebuah tablet kedalam air kemudian secara spontan akan muncul gelembung-gelembung gas dengan aroma segar, kemudian tablet menjadi semakin mengecil dan akhirnya hilang. Yap, itu yang namanya tablet effervescent!!

Apa itu tablet effervescent?
"tablet Effervescent adalah tablet dimaksudkan untuk dilarutkan atau didispersikan dalam air sebelum pemberian"- FDA (Food and Drug Administration)

"Tablet effervescent adalah tablet yang mengandung sumber asam dan basa digunakan dengan cara dimasukkan kedalam air terlebih dahulu sehingga timbul reaksi yang berjalan cukup cepat (bisa kurang dari satu menit." -Pak TN Saifullah

Jadi, komponen utama dari tablet effervescent adalah adanya asam dan basa. Nah, didalam air asam dan basa ini akan bereaksi sehingga timbulah gas CO2 yang kita lihat sebagai gelembung-gelembung gas. 

Oh ya, sediaan dengan komponen asam dan basa ga cuma tablet effervescent seperti multivitamin lho, bisa juga dikemas dalam bentuk serbuk effervescent seperti ex*ra j*ss, atau ad*m s*ri. Selain itu juga terdapat juga pada minuman bersoda atau softdrink.

Terus kenapa dibuat sediaan tablet effervescent ya?
ini beberapa alasannya: 
  • Lebih mudah dikonsumsi (bagi yang kesulitan menelan), karena tablet akan larut dalam air sehingga larutannya tinggal diminum saja (praktis).
  • Memberi rasa yang segar dan enak. Rasa segar ini berasal dari CO2 yang dihasilkan dari reaksi asam dan basa dalam air. Buktinya, kalau kita minum softdrink yang sudah didiamkan beberapa lama rasanya menjadi kurang enak dibanding softdrink yang baru dibuka kemasannya.
  • Tidak memerlukan disintegran (bahan penghancur) karena dengan adanya reaksi asam dan basa dalam air yang menghasilkan CO2 , secara otomatis akan memecah tablet akibat adanya gelembung gas tersebut sehingga tablet menjadi cepat larut walaupun tidak diaduk.
  • Bioavailabilitasnya tinggi. Bioavailabilitas singkatnya adalah ketersediaan zat aktif obat dalam sirkulasi sistemik. Tablet effervescent memiliki bioavailabilitas yang tinggi sebab saat dikonsumsi sudah dalam bentuk larutan sehingga di saluran pencernaan nantinya hanya tinggal diserap saja. Berbeda dengan tablet biasa yang harus kita telan. Tablet harus mengalami peristiwa disolusi dan difusi terlebih dahulu (tablet akan hancur menjadi granul-granul halus) sehingga waktu ketersediaan obat dalam sirkulasi sitemik menjadi lebih lama.
Jadi, asam dan basa dalam tablet effervescent berperan sebagai disintegran dan pemberi rasa yang enak dan segar.

Raw materials
Seperti kalau kita membuat kue nih, mau bikin tablet effervescent juga ada bahan dasarnya hehe
Bahan dasarnya itu terdiri dari :
1. Sumber Asam : asam sitrat, asam tatrat, dll
2. Sumber Basa : Na-karbonat, Na-bikarbonat
3. Bahan lain berupa
= Binder (bahan pengikat) dan granulating agents
digunakan untuk memperoleh sifat alir yang baik sehingga serbuk obat mudah untuk mengalir ke dalam alat pencetak tablet. Serbuk halus memiliki sifat alir yang kurang baik, oleh sebab itu diperlukan granulating agent untuk membuat serbuk menjadi bentuk granul yang sifat alirnya lebih baik.
= Diluents/ Filler (Bahan pengisi)
digunakan untuk mencapai bobot tablet yang diinginkan sehingga tercapai keseragaman bobot dan keseragaman dosis. Diluent harus memiliki sifat suka air dan larut dalam air agar terbentuk larutan tablet effervescent yang jernih.
= Pelicin
Pelicin bertujuan untuk memudahkan tablet dikeluarkan dari cetakan. Pelicin dibedakan menjadi 3, yaitu Lubrikan (agar tablet mudah lepas dari cetakan), Antiadheren (agar tablet tidak melekat), dan Glindant (agar tablet mudah meluncur). Pelicin ditambahkan diakhir sebelum granul dikempa.
Lubrikan ada yang bersifat hidrofobik maupun hidrofilik. Pada umumnya lubrikan bersifat hidrofobik. Namun, kondisi ini harus dihindari karena lubrikan yang bersifat hidrofobik akan sukar terbasahi. Akibatnya timbul larutan keruh dan adanya buih yang terkumpul di permukaan larutan.
= Flavoring, coloring, sweetening agent

Bahan-bahan dasar itu harus memenuhi syarat-syarat, yaitu:
  • Dalam bentuk anhidrous (tidak mengandung air)
  • Tidak atau sedikit menyerap lembab
  • Boleh dalam bentuk hidrous, namun harus stabil (terikat kuat) >> molekul airnya terikat kuat dalam senyawa
Hmm... kalo diperhatikan syarat-syaratnya pembuatan tablet effervescent ini harus seminimal mungkin adanya H2O. Kenapa? Karena seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa tablet effervescent akan bereaksi jika dimasukkan ke dalam air. Nah, kalo dari bahan-bahannya aja sudah berpotensi mengeluarkan air, maka tablet effervescent yang dibuat akan menjadi lembek dan basah karena reaksi asam dan basa juga bisa menghasilkan air. 

Kira-kira itu saja catatan kuliah FTS saya dengan Pak TN Saiful hari ini. Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat :))

Sunday, August 17, 2014

HAPPY INDEPENDECE DAY INDONESIA!!

source: lucu.co
tujuh belas agustus tahun empat lima
itulah hari kemerdekaan kita
hari merdeka, nusa dan bangsa
hari lahirnya bangsa INDONESIA
MERDEKA!!

Itulah cuplikan lagu yang menjadi hits pada hari ini. Lagu kemerdekaan milik bangsa Indonesia. Yup, hari ini tepat 69 tahun Indonesia merdeka dari penjajah.

Sebagai bangsa...
Semoga kedepannya Indonesia bisa lebih baik lagi, terus berkembang, dan tetap berbenah diri. Apalagi momen HUT RI tahun ini terjadi setelah Pilpres dan siapapun yang terpilih untuk memimpin negeri ini bisa menjalankan amanahnya dengan baik sehingga dapat membawa Indonesia menjadi negeri yang makmur.

Sebagai mahasiswi...
Saya sebagai mahasiswi berharap pendidikan di Indonesia terus berkembang sehingga bisa mencetak pemuda-pemudi berprestasi yang loyal terhadap nusa dan bangsa. Pendidikan merupakan hal yang sangat penting karena dengan pendidikan kita bisa belajar dan mengetahui banyak hal serta bisa menanamkan nilai-nilai cinta tanah air sehingga kelak dengan ilmunya itu para pemuda tidak lari ke negeri orang, tapi dengan kesadaran dan kerelaannya kembali ke ibu pertiwi untuk membangun tanah airnya. Dengan pendidikan kita bisa mendidik moral anak bangsa agar tidak muncul koruptor-koruptor baru yang menghancurkan negara.

Sebagai (calon) Farmasis...
Sebagai calon Farmasis saya berharap semoga Farmasis maupun calon Farmasis Indonesia bisa terus meningkatkan potensi diri dan terus berkarya untuk mengembangkan produk-produk kefarmasian buatan dalam negeri serta semakin diakui baik nasional maupun internasional. Sehingga kita tidak perlu impor obat maupun bahan baku obat. Indonesia dengan kekayaan alamnya sangat berpotensi sebagai sumber bahan obat. Namun, karena kurangnya SDM dari Indonesia sendiri, kita justru hanya menjadi konsumen. Selain itu, dibidang kesehatan saya berharap pemerintah semakin memperhatikan dan memudahkan pengobatan bagi masyarakat kecil.

Saat ini yang bisa saya lakukan adalah terus belajar dan mengembangkan potensi diri agar di masa depan saya bisa berkontribusi dan  menebar manfaat serta kebaikan seluas-luasnya bagi sesama. Aamiin :))

Saturday, August 16, 2014

Seleksi Calon Anggota CCRC Farmasi UGM


Pada postingan kali ini saya mau sedikit cerita tentang pengalaman saya pada seleksi anggota baru CCRC Farmasi UGM.

CCRC (Cancer Chemoprevention Research Center) merupakan salah satu kelompok studi yang ada di Fakultas Farmasi UGM yang memang bertujuan dalam pengembangan agen kemoprevensi dan anti kanker. Lengkapnya bisa dicek diweb CCRC sini!

Sebelumnya proses seleksi berkas sudah dilakukan dengan mengirim CV, motivation letter, application form, dan transkrip nilai. Alhamdulillah lolos hehe. Kemudian sebelum seleksi selanjutnya diadakan technical meeting. Naah, di TM ini saya baru tahu kalau ada seleksi berupa ujian tulis -_-. Padahal kemarin di poster oprec-nya ga ada e, tak kira abis seleksi berkas langsung wawancara. Daan materi ujian tulisnya yaitu biologi sel dan biologi molekuler. Astagaaaa T.T

Malamnya saya udah niat belajar untuk persiapan besok. Tapi, kondisi fisik lagi ga fit banget buat belajar karena tiba-tiba badan pegel-pegel, panas dingin, dan hidung meler. Alhasil semaleman itu cuma guling-guling aja di atas kasur. Mau tidur juga ga enak, jadi cuma bobok ayam merem-melek gitu. Yah, udah pasrah banget mau jawab apa besok di ujian tulis >< Cuma bisa berdoa semoga dikasih kemudahan ehehe

Besoknya, dengan badan yang masih ga karuan kondisinya, saya berangkat ke kampus untuk ujian seleksi. Di meja sudah tersedia kertas soal. Kita bebas mau duduk dimana yang penting di meja yang ada kertas soalnya ihihi. Saya sempet ngelirik ke teman saya yang kayaknya sedang sibuk membaca sesuatu dari tab-nya. Sekilas sih kayaknya lagi belajar materi buat ujian ini. Jujur, saya ga belajar apapun, cuma sedikit nge-review materi waktu SMA tentang Metabolisme. Okelah, selebihnya saya berdoa agar diberikan yang terbaik sama Allah. Sewaktu membuka soal. Jeng jeng jeng... Soalnya hmmm BAHASA INGGRIS dan harus dijawab dengan BAHASA INGGRIS JUGA! Saya cuma bisa senyum-senyum aja ngeliat soalnya. Soal terdiri dari dua bagian, bagian pertama adalah essay dan bagian kedua disuruh memilih pernyataan yang tepat. Bismillah, saya mulai mengerjakan soalnya. Dipilih-pilih dulu soal yang mudah. Saya tahu jawabannya dalam bahasa indonesia, tapi saya bingung mentranslatenya ke bahasa inggris, walaupun dalam bahasa inggris istilah-istilah ilmiah tidak berbeda jauh dengan bahasa indonesia, hanya berbeda beberapa huruf dalam katanya saja. Misalnya, sitosol bahasa inggrisnya adalah cytosol. Yah, saya sedikit mengarang lah. Nah, dibagian kedua ini saya agak bingung mengerjakannya.

Oke, setelah ujian tulis dilanjutkan dengan wawancara. Wawancara dilakukan di ruang CCRC. Saya mendapat giliran ketiga dalam sesi wawancara. Lumayan bisa kepo dulu sama temen sebelum saya hehe. Hasil kepoan yang saya dapet adalah dalam wawancara ada bagian yang menggunakan bahasa inggris, yaitu saat memperkenalkan diri. Saya mulai merancang dalam pikiran saya apa yang akan saya ucapkan nanti dengan bahasa inggris yang pas-pasan ini. Tiba akhirnya giliran saya diwawancara. OH kejutan lagi sepertinya, kalau biasanya saya wawancara dengan satu orang, kali ini saya diwawancarai oleh dua orang. Saya disambut dengan dua mbak-mbak yang sudah saya tahu memiliki banyak prestasi di Farmasi UGM, yaitu mbak Yonika dan  mba Rais. Beruntung sekali saya bisa diwawancarai oleh mereka :))

Sesi wawancara dimulai. Diawali dengan perkenalan. sebenarnya mbaknya menawarkan bisa pakai bahasa inggris atau indonesia. Konyolnya saya memilih inggris dan jadinya yaa seadanya saja. Kemudian wawancara dilanjutkan dengan pertanyaan-pertanyaan dari mbak-mbaknya. Seperti darimana tahu CCRC, kenapa ingin masuk CCRC, kelebihan dan kekurangan, dll. Dari sekian banyak pertanyaan ada satu hal yang berkesan bagi saya ketika mbak Rais bertanya "apakah kamu ingin bergabung dengan CCRC hanya untuk meningkatkan labskill dan memiliki kemampuan dalam riset?" terus saya menjawab "yaa kalau bisa sampe bikin karya ilmiah". mbaknya nanya lagi "Kalo cuma karya ilmiah nanti semua juga disuruh bikin dan memang dipelajari? apa gamau yang lebih?" aku menjawab "ya, kalau bisa sampe ikut PIMNAS mba. hehe". Kemudian mba Yonika mengatakan bahwa "kita ga perlu malu-malu. Kalau mau PKM atau Mapres ya nanti diikut sertakan semuanya. Nanti kita fasilitasi". Dari sini saya berkesimpulan bahwa kita harus berani bermimpi. Bermimpi tentang suatu hal, walaupun kelihatannya mustahil untuk diwujudkan. Tapi, mimpi inilah yang menjadi modal awal kita. Dengan mimpi ini kita menjadi memiliki tujuan dan akan tetap semangat untuk mewujudkannya. Wawancara kali ini memberi arti bagi saya betapa bermimpi itu perlu.

Okee, semua tahap seleksi sudah saya laksanakan. Tinggal menunggu hasilnya. Semoga diberikan yang terbaik. Aamiin :))